1. Instal Fail2ban:
sudo apt update
sudo apt install -y fail2ban
2. Aktifkan dan jalankan service Fail2ban:
sudo systemctl enable --now fail2ban
3. Buat file konfigurasi lokal:
sudo cp /etc/fail2ban/jail.conf /etc/fail2ban/jail.local
Catatan: Jangan edit
jail.conflangsung, karena akan tertimpa saat update. Gunakanjail.localsebagai gantinya.
4. Edit file konfigurasi:
sudo nano /etc/fail2ban/jail.local
Cari bagian [sshd], ubah isinya seperti ini:
[sshd]
enabled = true
port = 2222
maxretry = 5
bantime = 10m
logpath = %(sshd_log)s
backend = %(sshd_backend)s
Catatan:
port: sesuaikan dengan port SSH kamumaxretry: jumlah maksimal percobaan login sebelum di-banbantime: lama waktu ban (10m= 10 menit)
5. Simpan dan keluar:
CTRL+X -> Y -> Enter
6. Restart service Fail2ban:
sudo systemctl restart fail2ban
7. Tes brute force menggunakan Hydra:
hydra -l <user> -P <wordlist> ssh://<ip_server> -V -I
Hasilnya Connection refused, yang artinya attacker tidak bisa terhubung ke SSH Server target.
8. Cek status Fail2ban:
sudo fail2ban-client status sshd
Terlihat Currently banned: 1 dan IP 192.168.1.44 masuk ke Banned IP list, yang artinya Fail2ban berhasil mendeteksi dan memblokir serangan brute force.
Kalau ada pertanyaan, silakan tanyakan di kolom komentar :)
















